Strategi Komunikasi Publik Dinas Komunikasi Dan Informatika Dalam Mendukung Kegiatan Dakwah Islam Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat
Abstract
Artikel ini menganalisis strategi komunikasi publik yang diterapkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam mendukung dakwah Islam, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta merumuskan solusi optimalisasi peran dakwah di era digital. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif-analitis dengan metode analisis framing model Robert Entman yang mencakup aspek selection, salience, interpretation, dan recommendation. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pemanfaatan media digital seperti radio, YouTube, Facebook, Instagram, dan website resmi pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Diskominfo menjalankan strategi komunikasi yang holistik dengan menyiarkan konten Islami secara rutin, melakukan siaran langsung (live streaming) kegiatan keagamaan besar, dan memanfaatkan momentum Ramadhan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah. Strategi framing yang diterapkan berhasil membingkai pesan dakwah agar lebih relevan dan mudah diterima oleh audiens digital, khususnya generasi muda. Meskipun tidak ditemukan kendala internal dan eksternal yang signifikan, optimalisasi tetap diperlukan melalui inovasi konten kreatif, peningkatan literasi digital masyarakat, modernisasi infrastruktur teknologi, serta penguatan kolaborasi dengan lembaga keagamaan dan tokoh masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Diskominfo telah menjalankan peran strategis sebagai fasilitator dakwah digital yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.
