KEUTAMAAN LAKI-LAKI DI MATA PEREMPUAN (STUDI TENTANG PANDANGAN ISTRI TERHADAP SUAMI)
Abstract
Pernikahan adalah pemeliharaan manusia untuk tetap dalam kesempurnaan. Pasangan dalam pernikahan harus berkomunikasi dan bekerjasama secara harmonis. Namun, banyak fakta yang menyebabkan istri harus menggugat cerai suaminya. Demikian pula suami yang menceraikan istrinya. Padahal, pernikahan tidak seharusnya untuk penceraian. Penelitian ini dimaksudkan untuk melihat qawwamin keluarga, terutama suami. Dalam hal ini, penelitian ini akan melihat bagaimana respon istri terhadap kepemimpinan (qawwam) suaminya di keluarga mereka.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kualitatif, dengan instrumen berupa angket dan wawancara. Sumber data penelitian ini adalah sepuluh orang istri, yang dipilih secara acak. Mereka berdomisili di sekitar tempat tinggal penulis di Pekanbaru. Penelitian ini dilakukan sejak 1 Oktober 2017 sampai dengan 1 April 2018. Sedangkan data yang terkumpul dianalisis.
Penelitian ini menghasilkan kesimpulan: pertama, hanya 33,11% suami yang qawwam dibandingkan dengan 36,08% suami yang tidak qawwam. Kedua, suami-istri harus berupaya untuk mendapatkan status sebagai qawwamin, terutama bagi mereka yang 33,81% sisanya. Ketiga, posisi BP4 dan kegiatan Pra Nikah harus menjadi perhatian khusus bagi seluruh pihak.
