Implikasi Pola Asuh Orang Tua Dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam Terhadap Anak Korban Kekerasan Di Kecamatan Tungkal Ilir
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis implikasi pola asuh orang tua dalam perspektif Hukum Keluarga Islam terhadap anak korban kekerasan di Kecamatan Tungkal Ilir. Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris dengan pendekatan sosiologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak korban kekerasan umumnya mengalami pola asuh otoriter dan pengabaian, yang disebabkan oleh kurangnya pengetahuan orang tua, tekanan ekonomi, dan komunikasi keluarga yang tidak sehat. Dalam Islam, orang tua berkewajiban memberikan pendidikan, kasih sayang, dan perlindungan kepada anak, serta dilarang melakukan kekerasan karena anak adalah amanah Allah. Kekerasan fisik, psikis, atau seksual terhadap anak bertentangan dengan prinsip rahmatan lil ‘alamin. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan edukasi parenting Islami, sinergi antarlembaga perlindungan anak, dan penguatan peran keluarga dalam mencegah kekerasan terhadap anak.