Peran Nilai-Nilai Tauhid Dalam Pembentukan Sistem Manajemen Syariah

  • Yudhi Yanuar Fiqri Universitas Islam An-Nadwah Kuala Tungkal
  • A.Al Anshori Ridho Universitas Islam An-Nadwah Kuala Tungkal
  • Al Andi Mustopa Universitas Islam An-Nadwah Kuala Tungkal
Keywords: Tauhid, Manajemen Syariah, Nilai-Nilai Islam, Organisasi Syariah

Abstract

Tauhid merupakan landasan utama dalam ajaran Islam yang tidak hanya dipahami sebagai keyakinan terhadap keesaan Allah SWT., tetapi juga menjadi dasar dalam membangun cara berpikir, bersikap, dan bertindak dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam praktik manajemen. Nilai-nilai tauhid memberikan arah filosofis sekaligus pedoman etis yang membentuk setiap proses pengambilan keputusan di dalam organisasi. Artikel ini menggunakan pendekatan deskriptif-analitis untuk mengkaji peran prinsip tauhid dalam pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan, khususnya pada organisasi yang menerapkan prinsip-prinsip syariah. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi tauhid mendorong terbentuknya sistem manajemen yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian target organisasi, tetapi juga menekankan nilai keadilan, amanah, tanggung jawab, akuntabilitas, serta keberlanjutan. Selain itu, prinsip tauhid mampu memperkuat integritas individu dan budaya organisasi melalui kesadaran bahwa setiap aktivitas merupakan bagian dari ibadah dan akan dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT. Oleh karena itu, tauhid dapat dipahami sebagai paradigma manajemen yang mengintegrasikan dimensi spiritual, moral, dan teknis secara seimbang sehingga mampu menciptakan tata kelola organisasi yang efektif, beretika, dan selaras dengan nilai-nilai Islam.

Published
2026-07-22