Peran Literasi Keuangan Syariah Digital Dalam Mengurangi Ketergantungan Pada Rentenir: Studi Kasus Desa Sungai Kepayang
Abstract
Ketergantungan masyarakat pedesaan terhadap rentenir dengan bunga tinggi perbulan telah menjerat masyarakat dalam siklus kemiskinan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran literasi keuangan syariah digital dalam mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rentenir di Desa Sungai Kepayang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap enam responden yang terdiri dari tiga pengguna layanan keuangan syariah digital dan tiga masyarakat yang masih bergantung pada rentenir. Hasil penelitian menunjukkan literasi keuangan syariah digital memberikan dampak signifikan dalam mengubah perilaku keuangan masyarakat, dimana responden dengan literasi baik mampu mengurangi ketergantungan pada rentenir. Pemahaman konsep keuangan syariah dan kemampuan mengoperasikan aplikasi perbankan digital memungkinkan akses pembiayaan menghasilkan penghematan besar dibandingkan bunga rentenir. Hambatan yang ditemukan meliputi rendahnya literasi digital, keterbatasan akses teknologi, dan minimnya sosialisasi. Penelitian menyimpulkan bahwa peningkatan literasi keuangan syariah digital melalui program edukasi berkelanjutan dan pendampingan langsung merupakan strategi efektif membebaskan masyarakat pedesaan dari jeratan rentenir dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi berkelanjutan.
References
Aripin, N. T., Fatwa, N., &Hannase, M. (2022). Layanan Digital Bank Syariah Sebagai Faktor Pendorong Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah. Jurnal Syarikat, Universitas Islam Riau, 5(2), hlm, 120.
Dina, (2025). Pengguna BSI Mobile, Hasil Wawancara.
Elva, H. Y., & Murhayati, S. (2025). Penelitian Studi Kasus Kualitatif. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2).
Jumhuria. (2022). Meningkatkan Literasi Keuangan Syariah di Era Digital: Tantangan dan Solusi. Jurnal Jumhuria, STAIDH Tulungagung, 4 (1), hlm, 45.
Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). “Pentingnya Literasi Keuangan secara Ekonomi: Teori dan Bukti. “Jurnal Literasi Ekonomi, 52(1), hlm, 5.
Mita, (2025). Masyarakat yang Masih Bergantung pada Rentenir, Hasil Wawancara.
Otoritas Jasa Keuangan, Strategi Nasional LiterasiKeuangan Indonesia (Revisit 2017) (Jakarta: OJK, 2017).
Rina, (2025). Masyarakat yang Masih Bergantung pada Rentenir, Hasil Wawancara.
Riyan, (2025). Masyarakat yang Masih Bergantung pada Rentenir, Hasil Wawancara.
Sandi, (2025). Pengguna BSI Mobile, Hasil Wawancara.
Saputri, Ratna. (2023). “Pengaruh Literasi Keuangan Syariah, Tingkat Pendapatan, Gaya Hidup dan Kebutuhan Modal terhadap Keputusan Berutang Pedagang kepada Rentenir,” Jurnal Ekonomi dan Bisnis Syariah, 6(3), hlm, 88.
Septiana, Nisa, N., Khoiriyah, Z., & Shaleh. (2023). Metode Penelitian Studi Kasus dalam Pendekatan Kualitatif. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10 (4).
Setiawan, B., (2020). "Peran Lembaga Keuangan Mikro Syariah dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pedesaan," Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, Vol. 6, No. 1, hlm. 78
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Edisi ke-4. Bandung: Alfabeta.hlm, 6.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. hlm, 94.
Sutrisno, & Rahmawati, D. (2021). “Pengaruh Literasi Keuangan Syariah terhadap Kesejahteraan Finansial dan Psikologis Masyarakat Muslim di Indonesia, “Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 6 (3), hlm, 201.
Universitas Islam Indonesia. (2023). “Pengaruh Literasi Keuangan Digital dan Religiusitas terhadap Keputusan Investasi,” JurnalManajemen dan Keuangan Islam, 11 (1), hlm, 33.
Widityani, A. A., dkk., (2020), "Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Perilaku Keuangan Masyarakat di Kota Bandung," JurnalManajemen dan Organisasi, Vol. 11, No. 3, hlm. 221.
Wulan, (2025). Pengguna Bsi Mobile, Hasil Wawancara.