PESAN MORAL DALAM FILM BOLLYWOOD JAI HO KARYA SOHAIL KHAN (Analisis Semiotika)

  • Isempu Imam Khalid

Abstract

Film adalah salah satu media dakwah yang sangat efektif dalam menyampaikan pesan dakwah. Film bukan hanya sekedar tontonan untuk menghibur namun juga terdapat pesan-pesan yang dapat kita petik dari film salah satunya adalah pesan moral. Seperti film Bollywood Jai Ho Karya Sohail Khan, film fiksi dari tanah hindustan. Film Bollywood Jai Ho merupakan Film yang menginspirasi dan mempunyai pesan moral baik secara tersirat maupun tersurat yang ditujukan untuk seluruh kalangan masyarakat.

Tujuan penelitian yakni untuk mengetahui pesan moral dalam film Bollywood Jai Ho dan bentuk-bentuk komunikasi dalam film Bollywood Jai Ho. Metodelogi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan analisis semiotika Ferdinand de Saussure yakni penanda (signifier) dan petanda (signified). Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari film Bollywood Jai Ho yang termuat dalam bentuk audio visual yang didownload dari you tube, sedangkan data sekunder diperoleh dari sejumlah literatur pustaka seperti buku, situs internet, dan lainnya yang berkaitan dengan objek penelitian.

Hasil penelitian berdasarkan analisis semiotika Ferdinan De Saussure bahwa film Bollywood Jai Ho ini mengandung pesan moral dalam berbagai sisi kehidupan melalui tanda-tanda yang muncul baik visual maupun verbal. Pesan moral yang terdapat pada film Bollywood Jai Ho meliputi pesan berantai kebaikan berisi tentang saling menolong, jangan putus asa, menasehati, pengorbanan, perlawanan pada kezaliman, akibat bagi orang zalim, serta balasan bagi orang berbuat kebaikan, dan bentuk-bentuk komunikasi dalam scene pada film Bollywood Jai Ho yang digunakan dalam penyampaian pesan adalah komunikasi intrapersonal, komunikasi interpersonal, komunikasi kelompok, dan komunikasi publik.

Published
2020-12-25
How to Cite
Imam Khalid, I. (2020). PESAN MORAL DALAM FILM BOLLYWOOD JAI HO KARYA SOHAIL KHAN (Analisis Semiotika). At-Tadabbur : Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 10(2), 20-44. Retrieved from https://ejournal.an-nadwah.ac.id/index.php/Attadabbur/article/view/206