At-Ta'lim : Kajian Pendidikan Agama Islam https://ejournal.an-nadwah.ac.id/index.php/Attalim <div style="text-align: justify;">Jurnal At-Ta'lim adalah Jurnal Print dan E-Journal online yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Agama Islam,&nbsp;Institut Agama Islam (IAI) An-Nadwah Kuala Tungkal sejak bulan April Tahun 2019. Yang diterbitkan dua kali setahun pada bulan <strong>April </strong>dan <strong>Oktober</strong>. Jurnal Ini didedikasika pada kajian Pendidikan Agama Islam.</div> <div style="text-align: justify;">ISSN (Cetak):&nbsp;&nbsp;<a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1555556724&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener"><strong>2656-971X</strong></a></div> <div style="text-align: justify;">ISSN (Online):&nbsp;<a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1555554319&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener"><strong>2656-9728</strong></a></div> Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal en-US At-Ta'lim : Kajian Pendidikan Agama Islam 2656-971X Kepemimpinan Berbasis Teknologi Dalam Pendidikan Islam Di Era Digital https://ejournal.an-nadwah.ac.id/index.php/Attalim/article/view/1231 <p>Artikel ini membahas tentang kepemimpinan berbasis teknologi dalam pendidikan Islam di era digital. Latar belakang kajian ini berakar dari kebutuhan lembaga pendidikan Islam untuk merespons tantangan zaman, khususnya dalam hal integrasi teknologi informasi dan komunikasi. Penelitian ini bertujuan menggambarkan karakteristik, tantangan, dan peluang kepemimpinan pendidikan Islam yang adaptif terhadap perkembangan digital. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis isi terhadap literatur yang relevan, ditemukan bahwa pemimpin pendidikan Islam perlu memiliki kapasitas manajerial yang responsif, integritas, serta kemampuan berinovasi tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam. Tantangan utama meliputi kebutuhan menyeimbangkan nilai tradisi dan tuntutan modernitas. Namun demikian, era digital juga menghadirkan peluang besar untuk memperkuat efektivitas dan efisiensi manajemen pendidikan Islam. Kesimpulannya, kepemimpinan berbasis teknologi merupakan langkah strategis dalam mewujudkan pendidikan Islam yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan zaman.</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> Khairunnisa Khairunnisa Karina Ade Rizqiani Siti Ade Rohmah Fikri Jasri Putra Muhammad Muhammad ##submission.copyrightStatement## 2026-04-22 2026-04-22 8 1 1 8 Menilik Materi Moderasi Beragama Pada Madrasah Binaan Oleh Pengawas Madrasah https://ejournal.an-nadwah.ac.id/index.php/Attalim/article/view/1232 <p>Penelitian tentang materi moderasi beragama pada madrasah binaan, dilatar belakangi oleh pentingnya materi moderasi beragama pada madrasah binaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pengawas madrasah dalam pendampingan pendidikan moderasi beragama. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan Kualitatif. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu : observasi, wawancara dan dokumentasi. Subyek penelitian ini adalah madrasah binaan dibawah naungan pengawas madrasah di Kementerian Agama Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Data penelitian ini dianalisis dengan teknik analisis model interaktif, terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan model interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Peran pengawas madrasah sangat utama dalam melakukan pendampingan pendidikan moderasi beragama pada madrasah binaan, 2) Peran pengawas madrasah sebagai pengendali sekaligus pengkoordinasi pendidikan moderasi beragama dan kedewasaan beragama antar madrasah binaan. Berdasarkan hasil penelitian dan analisisa data, maka dapat disimpulkan bahwa : madrasah binaan sebagai salah satu faktor penting dalam pendidikan moderasi beragama, dan nyata telah dilaksanakan pada madrasah binaan.</p> Muh Hanafi ##submission.copyrightStatement## 2026-04-22 2026-04-22 8 1 9 17 Reorientasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam melalui Pendekatan Humanistik dan Rekonstruksi Sosial di Era Global https://ejournal.an-nadwah.ac.id/index.php/Attalim/article/view/1233 <p>Artikel ini menganalisis pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui pendekatan humanistik dan rekonstruktif sebagai respons terhadap tuntutan pendidikan modern. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mengkaji teori pendidikan humanistik serta literatur terkait kurikulum PAI. Hasil menunjukkan bahwa pendekatan humanistik menempatkan peserta didik sebagai pusat proses pembelajaran, menekankan perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotorik secara utuh, serta mendorong evaluasi berbasis proses. Sementara itu, pendekatan rekonstruktif menekankan pentingnya keterkaitan kurikulum dengan kebutuhan sosial, tantangan masyarakat, serta dinamika perubahan zaman. Integrasi keduanya menghasilkan kurikulum PAI yang lebih adaptif, relevan, dan bermakna, sehingga mampu membentuk peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, kreatif, serta memiliki kemampuan memecahkan masalah kehidupan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan kurikulum PAI seharusnya berorientasi pada kebutuhan peserta didik sekaligus tuntutan sosial agar pendidikan dapat melahirkan generasi yang humanis dan responsif terhadap perkembangan global.</p> Abdul Rahim Saidek Tanti Tanti Fathul Anwar Taufik Rahman ##submission.copyrightStatement## 2026-04-22 2026-04-22 8 1 18 39 Penanaman Nilai Moderasi Beragama Pada Anak Usia Dini Melalui Pendidikan Anak Usia Dini https://ejournal.an-nadwah.ac.id/index.php/Attalim/article/view/1234 <p style="margin: 0cm; text-align: justify;">Indonesia sebagai negara multikultural memiliki keberagaman tinggi dalam aspek agama, etnis, budaya, dan sosial yang menuntut adanya sikap saling menghargai dan toleransi demi terciptanya kehidupan yang harmonis. Namun, realitas menunjukkan masih adanya sikap intoleransi, fanatisme sempit, dan kecenderungan ekstrem dalam beragama. Oleh karena itu, penanaman nilai-nilai moderasi beragama menjadi sangat penting dan perlu dimulai sejak usia dini. Anak usia dini berada pada fase pembentukan karakter, sehingga nilai-nilai dasar lebih mudah ditanamkan dan cenderung bertahan hingga dewasa. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai moderasi beragama melalui pembiasaan, keteladanan, dan pengalaman belajar yang kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan mengkaji berbagai sumber relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti toleransi, empati, keadilan, sikap inklusif, dan penghargaan terhadap keberagaman dapat diinternalisasikan secara efektif. Keberhasilan proses ini didukung oleh peran guru sebagai teladan, lingkungan belajar yang kondusif, serta kolaborasi antara sekolah dan orang tua, sehingga dapat membentuk generasi yang religius, moderat, dan mampu hidup rukun.</p> Helfita Saputri Fany Seftyasa Nashirotul Istiqomah Muhammad Muhammad ##submission.copyrightStatement## 2026-04-22 2026-04-22 8 1 40 49 Keunggulan Kompetitif Madrasah Aliyah Negeri Keterampilan di Era Digital: Studi Kualitatif di MAN 1 Kota Kediri https://ejournal.an-nadwah.ac.id/index.php/Attalim/article/view/1241 <p>Perkembangan pendidikan di era digital menuntut institusi pendidikan untuk mengidentifikasi dan mengembangkan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keunggulan kompetitif Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Kediri sebagai lembaga pendidikan menengah atas berbasis keterampilan vokasional, dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Informan penelitian melibatkan kepala madrasah, wakil kepala bidang kurikulum dan kesiswaan, guru keterampilan, peserta didik, serta alumni. Teknik analisis data mengacu pada model Miles, Huberman, dan Saldana yang mencakup kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keunggulan kompetitif MAN 1 Kediri dibangun melalui tiga dimensi utama: (1) keunggulan akademik dan keterampilan vokasional yang terintegrasi; (2) manajemen sumber daya manusia yang berfokus pada pengembangan guru dan karyawan; (3) kemitraan strategis dengan industri dan komunitas lokal. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengembangan strategi positioning sekolah dan manajemen institusi pendidikan yang kompetitif di tingkat menengah atas. Temuan penelitian menunjukkan pentingnya sinergi antara dimensi akademik, manajemen, dan eksternal untuk membangun <em>competitive advantage</em> yang berkelanjutan dalam lingkungan pendidikan yang dinamis.</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> Amiga Putri Minanda Tiarani Mirela ##submission.copyrightStatement## 2026-04-22 2026-04-22 8 1 50 65 Pemetaan Komitmen Perubahan Kepala Madrasah Berbantuan Platform Digital Berbasis Zoom Meeting bagi Pengawas Madrasah di Kementerian Agama Kabupaten Tanjung Jabung Barat https://ejournal.an-nadwah.ac.id/index.php/Attalim/article/view/1242 <p>Pengawas madrasah mempunyai tugas pengawasan akademik dan manajerial kepada kepala madrasah dan guru. Di Kementerian Agama Kabupaten Tanjung Jabung Barat, terjadi ketimpangan jumlah sumber daya manusia pengawas dengan jumlah Madrasah binaan. Pengawas madrasah dan Kepala Madrasah harus menjalankan tugas, pokok dan fungsinya untuk melakukan perencanaan pengawasan madrasah melalui pemetaan komitmen perubahan, pendampingan terhadap perencanaan program kerja madrasah bina’an, pengawasan terhadap pelaksanaan program kerja madrasah bina’an, dan pelaporan hasil pengawasan. Disisi lain tugas, pokok dan fungsinya yakni penyusunan program pengawasan, program pembinaan terhadap guru, program pemantuan terhadap delapan standar nasional pendidikan, program penilaian kinerja guru dan kepala madrasah, dan pembimbingan dan pelatihan (BIMLAT) untuk Komunitas belajar dan MGMP. Cara yang efektif untuk saat ini yang dilakukan pengawas madrasah dalam menjalankan tugas, pokok dan fungsinya dengan metode daring atau pendampingan secara digital. Oleh karena itu pengawas madrasah melaksanakan tupoksinya dengan berbantuan aplikasi atau platform digital untuk komunikasi daring. Bagi pengawas madrasah bina’an di Kementerian Agama Kabupaten Tanjung Jabung Barat model pendampingan berbantuan alat digital dengan zoom meeting.</p> <p>&nbsp;</p> Muh Hanafi ##submission.copyrightStatement## 2026-04-22 2026-04-22 8 1 66 84