PERAN KELUARGA DALAM USAHA PEMBINAAN KEPRIBADIAN MUSLIM PADA ANAK

  • BADRUDIN BADRUDIN

Abstract

Keluarga merupakan batu bata pertama bagi pembinaan setiap masyarakat. Ia adalah langkah pertama untuk membina seseorang. Keluarga juga merupakan satuan terkecil dari kehidupan bermasyarakat, yang merupakan suatu organisasi bio-psiko-sosial (jiwa, raga dan sosial), dimana para anggota keluarganya hidup dalam aturan-aturan tertentu yang kekhasannya ditandai dari kepribadian masing-masing individu terutama figur ayah atau suami dan ibu atau istri (orang tua). Selain keluarga, perkembangan jiwa (kepribadian) tergantung pada hubungan pada ayah dan ibunya. Hubungan ini ditentukan oleh kepribadian masing-masing. Sedangkan anak merupakan rahmat dari Allah SWT, kepada orang tuanya yang harus disyukuri, dididik dan dibina agar menjadi orang yang baik, berkepribadian yang kuat dan berakhlak terpuji, merupakan keinginan setiap keluarga terutama orang tua dan semua guru.

Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode pengumpulan data antara lain : Pertama, Metode Interview. Kedua, Metode Observasi. Ketiga, Metode Dokumentasi. Keempat, Metode Angket

Hasil penelitian Pertama, Keluarga (orang tua) merupakan pendidik yang pertama dan utama dalam usaha pembinaan kepribadian muslim pada anak. Mereka dapat melakukan dengan pendidikan khususnya pendidikan agama pada anak yang dapat dimulai dengan mendidik sendiri di rumah, dan menyekolahkan anaknya ke lembaga pendidikan formal. Kedua, Dalam usaha pembinaan kepribadian muslim terdapat dua faktor yaitu faktor pembawaan  dan faktor lingkungan (lingkungan keluarga,  sekolah dan lingkungan masyarakat) yang mana antara kedua faktor tersebut saling mempengaruhi. Ketiga, Dalam usaha pembinanaan kepribadian muslim pada anak terdapat tiga hal yang harus diusahakan oleh keluarga (orang tua) diantaranya: pendidikan mengenai keimanan, akhlak  dan pengamalan syariat, yang mana ketiga pendidikan di atas sangat menunjang sekali terciptanya seorang anak yang bekepribadian muslim. Keempat, Usaha yang dilakukan orang tua (keluarga) di atas menunjukan bahwa orang tua (keluarga) benar-benar berusaha membina kepribadian muslim pada anaknya dan menunjukan pula bahwa orang tua (keluarga) benar-benar bertanggung jawab dalam membina kepribadian anaknya agar menjadi seorang muslim yang taat menjalankan ajaran islam dan selalu menjauhi larangan-larangannya dalam kehidupan sehari-hari

Published
2020-06-28
How to Cite
BADRUDIN, B. (2020). PERAN KELUARGA DALAM USAHA PEMBINAAN KEPRIBADIAN MUSLIM PADA ANAK. Siyasah : Jurnal Hukum Tata Negara, 3(1), 55-77. Retrieved from https://ejournal.an-nadwah.ac.id/index.php/Siyasah/article/view/148
Section
Articles