https://ejournal.an-nadwah.ac.id/index.php/TA/issue/feedTarbiyatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini2026-04-02T14:03:22+00:00Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat[email protected]Open Journal Systems<p>Tarbiyatul Athfal is an early childhood Islamic education journal published by the Research and Community Service Institute of the An-Nadwah Islamic Institute of Kuala Tungkal. This journal is published twice a year, in February and August. E-ISSN: <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/20260128271071540">3124-050X</a></p>https://ejournal.an-nadwah.ac.id/index.php/TA/article/view/1219Diagnostik Permasalahan Anak Usia Dini Di Ra Al-Muslimat Kuala Tungkal2026-03-28T13:01:32+00:00Titin Martini[email protected]Rini Rini[email protected]Robi Yatun Fitriah[email protected]<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengertian diagnostik permasalahan anak usia dini, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya, serta mendeskripsikan pelaksanaan diagnostik di RA Al-Muslimat Kuala Tungkal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan observasi dan wawancara yang dilaksanakan pada 21 Oktober 2025. Data diperoleh melalui pengamatan langsung terhadap kegiatan pembelajaran dan wawancara dengan guru terkait pelaksanaan diagnostik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan diagnostik di lembaga tersebut telah dilakukan melalui observasi rutin dan kerja sama dengan pihak Puskesmas untuk mendeteksi gangguan tumbuh kembang anak. Ditemukan satu kasus anak dengan hambatan tuna wicara yang telah mendapatkan asesmen dan penanganan awal melalui strategi pembelajaran visual dan interaktif. Faktor pendukung pelaksanaan diagnostik meliputi kompetensi dan kepekaan guru, dukungan lembaga, serta kolaborasi dengan orang tua dan tenaga kesehatan. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan instrumen, beban kerja guru, serta kurangnya pemahaman sebagian orang tua terhadap pentingnya deteksi dini. Dengan demikian, diagnostik permasalahan anak usia dini berperan penting dalam mendukung pembelajaran inklusif dan optimalisasi perkembangan anak.</p>2026-02-13T00:00:00+00:00##submission.copyrightStatement##https://ejournal.an-nadwah.ac.id/index.php/TA/article/view/1220Perkembangan Nilai Moral Dan Agama Dalam Meningkatkan Belajar Anak Usia Dini Di PAUD Nurussa'adah Kelurahan Bram Itam Kiri2026-04-02T14:03:22+00:00Darain Darain[email protected]Ari Susanto[email protected]Kholilullah Kholilullah[email protected]<p>Anak usia dini (AUD) merupakan anak yang berada pada rentang usia 0–6 tahun, yaitu masa yang sering disebut sebagai masa emas (<em>golden age</em>) dalam perkembangan kehidupan manusia. Pada masa ini, pertumbuhan dan perkembangan anak berlangsung sangat pesat, baik dari segi fisik, kognitif, sosial-emosional, bahasa, maupun nilai agama dan moral. Anak usia dini memiliki karakteristik khusus yang membedakannya dari anak usia sekolah maupun orang dewasa. Karakteristik tersebut antara lain: bersifat unik, aktif dan energik, rasa ingin tahu tinggi, egosentris, belajar melalui bermain, rentang konsentrasi pendek, imajinatif dan kreatif. Dalam memahami perkembangan anak usia dini, terdapat beberapa prinsip dasar yang perlu diperhatikan, yaitu: perkembangan bersifat holistik (menyeluruh). Perkembangan terjadi secara bertahap dan berkesinambungan, setiap anak berkembang dengan kecepatan berbeda, perkembangan dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal belajar terbaik melalui pengalaman langsung,anak belajar secara optimal melalui interaksi langsung dengan lingkungan, eksplorasi, lingkungan yang aman dan nyaman mendukung perkembangan.</p>2026-02-13T00:00:00+00:00##submission.copyrightStatement##https://ejournal.an-nadwah.ac.id/index.php/TA/article/view/1221Asesmen Portofolio Perkembangan Anak Usia Dini2026-03-28T13:07:58+00:00Rini Rini[email protected]Titin Martini[email protected]Ari Susanto[email protected]Wulan Dina Alivia[email protected]<p>Portofolio merupakan kumpulan dokumen berupa objek penilaian yang dipakai oleh seseorang, kelompok, lembaga, organisasi, atau perusahaan yang bertujuan untuk mendokumentasikan dan menilai perkembangan suatu proses. Manfaat portofolio dalam Dunia pendidikan, dapat digunakan guru untuk melihat perkembangan peserta didik dari waktu ke waktu berdasarkan kumpulan hasil karya sebagai bukti dari suatu kegiatan pembelajaran. Portofolio juga dapat dipandang sebagai suatu proses sosial pedagogis, yaitu sebagai <em>collection of learning experience</em> yang terdapat di dalam pikiran peserta didik, baik yang berwujud pengetahuan (kognitif), keterampilan (psikomotor) maupun sikap dan nilai (afektif). Artinya penilaian portofolio bukan hanya benda nyata, melainkan mencakup "segala pengalaman batiniah" yang terjadi pada diri peserta didik. Portofolio juga dapat digunakan oleh peserta didik untuk mengumpulkan semua dokumen dari ilmu pengetahuan yang telah dipelajari, baik di kelas, di halaman sekolah, atau di luar sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dalam penelitian ini dikumpulkan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa penilaian portofolio merupakan instrumen autentik yang sangat efektif untuk melihat perkembangan anak secara menyeluruh. Melalui catatan anekdot, ceklis perkembangan, serta dokumentasi karya, guru dapat memantau kemajuan anak dari waktu ke waktu secara objektif dan berkelanjutan.</p>2026-02-13T00:00:00+00:00##submission.copyrightStatement##https://ejournal.an-nadwah.ac.id/index.php/TA/article/view/1223Pendidikan Inklusi Di Ra Sa’adatul Abadiyah Kuala Tungkal 20252026-03-28T13:17:58+00:00Titin Martini[email protected]Fathul Anwar[email protected]Eka Rosanti[email protected]<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan inklusi di RA Sa’adatul Abadiyah Kuala Tungkal serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan observasi langsung. Observasi dilakukan pada tanggal 20 Oktober 2025 di RA Sa’adatul Abadiyah Kuala Tungkal dengan mengamati proses pembelajaran, interaksi guru dan peserta didik, serta kondisi sarana dan prasarana yang mendukung pelaksanaan pendidikan inklusi. Data diperoleh melalui pengamatan langsung di kelas dan diperkuat dengan wawancara kepada guru kelas untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam. Hasil observasi menunjukkan bahwa RA Sa’adatul Abadiyah telah menerapkan prinsip pendidikan inklusi dengan menerima anak berkebutuhan khusus dan melaksanakan pembelajaran secara inklusi penuh. Guru melakukan pendekatan individual kepada anak berkebutuhan khusus serta menilai perkembangan anak berdasarkan proses pembelajaran, bukan hanya hasil akhir. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan sarana pendukung dan belum tersedianya tenaga pendamping khusus secara optimal. Secara umum, pelaksanaan pendidikan inklusi di RA Sa’adatul Abadiyah telah berjalan cukup baik dan menunjukkan komitmen lembaga dalam memberikan layanan pendidikan yang setara bagi semua anak. Diperlukan peningkatan kompetensi guru, dukungan fasilitas, serta kerja sama dengan orang tua dan tenaga profesional agar implementasi pendidikan inklusi dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.</p>2026-02-13T00:00:00+00:00##submission.copyrightStatement##https://ejournal.an-nadwah.ac.id/index.php/TA/article/view/1224Permainan Matematika Puzzle Kura-Kura Untuk Anak Usia Dini2026-03-28T13:22:19+00:00Rini Rini[email protected]Nur Huda Sari[email protected]Siti Fadhilah[email protected]Susan Elviana[email protected]Rahmawati Rahmawati[email protected]Nashirotul Istiqomah[email protected]<p>Permainan matematika adalah aktivitas edukatif yang dirancang untuk mengenalkan atau memperkuat konsep matematika (seperti berhitung, pola, atau logika) melalui metode yang menyenangkan dan interaktif. Permainan ini menggunakan aturan tertentu yang melibatkan elemen aritmatika atau strategi, seringkali memanfaatkan benda konkret atau media digital yang bertujuan untuk membangun pemahaman konsep secara bermakna untuk anak usia dini. Permainan matematika puzzle kura-kura adalah alat edukasi interaktif yang dibuat dan dirancang untuk melatih motorik halus, kognitif, dan dasar berhitung (angka, penjumlahan) anak usia dini melalui bongkar pasang kepingan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dalam penelitian ini dikumpulkan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa perkembangan setiap anak berbeda-beda. Ada anak yang sudah mampu menyusun angka secara mandiri, ada yang masih membutuhkan arahan, dan ada pula yang membutuhkan motivasi untuk meningkatkan fokus dan kedisiplinan saat kegiatan berlangsung. Namun pada dasarnya, semua anak menunjukkan potensi untuk berkembang apabila diberikan stimulasi yang tepat melalui metode bermain sambil belajar.</p>2026-02-13T00:00:00+00:00##submission.copyrightStatement##