Membagun Kelayakan Strategik Pendidikan Tinggi Islam Melalui Penjaminan Mutu
Abstract
Kajian ini menyoroti peran strategis penjaminan mutu sebagai fondasi utama dalam membangun kelayakan institusional pendidikan tinggi Islam. Penjaminan mutu tidak hanya dipahami sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi atau pemenuhan syarat akreditasi, melainkan sebagai refleksi dari kesiapan dan kapasitas institusi dalam melaksanakan tridharma perguruan tinggi secara bermutu, adaptif, dan berkelanjutan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di berbagai perguruan tinggi Islam telah menunjukkan kemajuan awal, terutama pada tahap penyusunan dokumen-dokumen utama. Namun, implementasinya masih bersifat parsial dan belum sepenuhnya terinternalisasi dalam budaya kerja sivitas akademika. Berbagai kendala internal, seperti rendahnya pemahaman sumber daya manusia terhadap pentingnya mutu, lemahnya sistem monitoring dan evaluasi, serta keterbatasan anggaran, menjadi faktor penghambat utama efektivitas pelaksanaan SPMI. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan strategi penguatan mutu yang komprehensif melalui empat pendekatan: kepemimpinan transformasional, pengembangan sumber daya manusia, digitalisasi sistem mutu, serta integrasi nilai-nilai keislaman dengan visi akademik. Pendekatan ini menegaskan bahwa penjaminan mutu bukan sekadar instrumen administratif, melainkan sarana transformasi strategis yang memperkuat identitas kelembagaan, meningkatkan kualitas layanan pendidikan tinggi Islam, serta memperluas daya saing di tingkat lokal, nasional, dan global.
References
Abdillah, Amril Mustofa, and Novita Sari, ‘Penjaminan Mutu External Di Lembaga Pendidikan’, Jurnal Dharmawangsa, 2012, 46–50
Alawiyah, Faridah, ‘Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi Di Indonesia’, Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 2 (2011), 63–78
Fauzi, Ihwan, and Muhammad In’am Esha, ‘Model Pengembangan Manajemen Mutu Lembaga Pendidikan Islam Perspektif Kriteria Malcolm Baldrige Di Perguruan Tinggi Islam’, Tadbir Muwahhid, 6 (2022), 165–83 <https://doi.org/10.30997/jtm.v6i2.5062>
Hanafi, Y, ‘Peningkatan Mutu Kampus STIT Muhammadiyah Ngawi Melalui Rekontruksi Leadership’, Journal J-Mpi: Jurnal Manajemen …, 2022
Harahap, Muhammad Syahril, Syawal Gultom, . Darwin, . Rosnelli, and Nur Hidaya Fithriyah, ‘Kajian Implementasi Spmi (Sistem Penjaminan Mutu Internal) Sekolah Dan Perguruan Tinggi Di Indonesia’, Jurnal Education and Development, 11 (2023), 447–80 <https://doi.org/10.37081/ed.v11i1.4616>
Herdyaningrum, Anindita Rossa, and Faiz Muzakki, ‘Dampak Penjaminan Mutu Eksternal Di Perguruan Tinggi’, 2 (2025)
Khairuddin, Nuriza Acela, and Suwandi, ‘Penjaminan Mutu Pendidikan Islam Di STAI Darul Qur’an Aceh Tenggara’, Bunayya, 3 (2022), 82–94
Lutfi, Farihul, and Hanim Afifudin, ‘Model Penjaminan Mutu Internal Dalam Membangun Daya Saing Kampus Dakwah Dan Peradaban (Study Exploratory Sequential Mixed Method Di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung)’, 5 (2024), 1983–2006
Nawawi, Muhammad Adlan, ‘Implementasi Kepemimpinan Dalam Peningkatan Sistem Penjaminan Mutu Internal Pada Sekolah Tinggi Agama Islam’, Andragogi, 2 (2020), 41–65
Rosalina, G, I F R Ibnu Fatkhu Royana, and N A Rohmansyah, ‘Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal Upgris 2021-2022’, 2022, 23–34 <https://doi.org/10.15642/jkpi.2025.15.1.23-33>
Sauri, R Supyan, ‘Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Di Universitas Islam Nusantara Bandung’, Media Nusantara, 2019, 27–40
Suban, Alwan, ‘Sistem Penjaminan Mutu Dan Pengawasan Pendidikan Tinggi’, Al-Fikrah: Jurnal Manajemen Pendidikan, 8 (2020), 79 <https://doi.org/10.31958/jaf.v8i2.2434>
Sunardi, Abdul Fadlil, and Ryan Fitrian Pahlevi, ‘Pengambilan Keputusan Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi Menggunakan MOORA, SAW, WP, Dan WSM’, Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem Dan Teknologi Informasi), 5 (2021), 350–58 <https://doi.org/10.29207/resti.v5i2.2977>
Wahyudi, Imam, Mohammad Nizarul Alim, Evi Malia, and Ika Oktaviana Dewi, ‘Budaya Organisasi Dan Sistem Pengendalan Manajemen Pada Perguruan Tinggi’, Jabilah : Journal of Social Community, 6 (2021), 126–40
