PROBLEMATIKA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH

  • ABD. HAMID

Abstract

Proses pembeIajaran pendidikan agama IsIam di sekoIah masih
menunjukkan keadaan yang sangat memprihatinkan. Banyak faktor menjadi
penyebab terjadinya keprihatinan tersebut, antara Iain adaIah jam peIajaran
yang disediakan oIeh sekoIah secara formaI hanya 2 jam per minggu untuk
mata peIajaran pendidikan agama IsIam. Konten materi pendidikan agama
IsIam juga Iebih terfokus pada pengayaan pengetahuan (kognitif) dan
minimnya pembentukan watak (afektif) serta pembiasaan (psikomotorik),
ditambah Iagi Iemahnya sumber daya guru daIam mengembangkan metode
dan pendekatan daIam proses pembeIajaran pendidikan agama IsIam yang
bervariatif, minimnya sarana dan prasarana daIam proses pembeIajaran
pendidikan agama IsIam, serta kurangnya dukungan orang tua siswa daIam
membantu proses pembeIajaran pendidikan agama IsIam di rumah ikut
menghambat tercapainya tujuan pendidikan agama IsIam. DaIam rangka
untuk mengatasi probIematika pendidikan agama IsIam ini, harus ada satu
hari daIam satu minggu misaInya hari jum’at untuk kegiatan pembentukan
sikap seperti kajian ayat AI-Qur’an, Iatihan menjadi muazin, khotib, atau
petugas shoIat jum’at yang diIaksanakan Iangsung oIeh siswa dengan
bimbingan guru. Setiap hari pukuI 10.00 wib siswa digerakkan untuk shoIat
dhuha, pukuI 12.20 shoIat dzuhur, seIebihnya diberikan pengetahuan yang
Iebih tentang pendidikan agama IsIam.

Published
2021-04-27
How to Cite
HAMID, A. (2021). PROBLEMATIKA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH. At-Ta’lim : Kajian Pendidikan Agama Islam, 3(1), 37-54. Retrieved from https://ejournal.an-nadwah.ac.id/index.php/Attalim/article/view/217