METODE MENGAJAR DALAM PERSPEKTIF ISLAM
Abstract
Metode lebih penting daripada materi. Itulah ungkapan yang menggambarkan betapa guru harus lebih mementingkan metode mengajar ketimbang materi yang akan diajarkan. Apa yang diajar itu penting, tapi bagaimana mengajar itu jauh lebih penting. Sekilas, metode mengajar dalam Islam berikut ini terlihat sama/identik dengan metode mengajar kebanyakan. Namun bukan berarti metode-metode ini hasil imitasi/meniru. Justru metode tersebut adalah hasil pergumulan pendidikan yang telah diterapkan sejak masa-masa awal Islam. Nabi Muhammad SAW adalah teladan dalam berbagai sisi kehidupan, termasuk dalam hal penggunaan metode pengajaran dalam pendidikan. Hal ini terbukti dengan kesuksesan Nabi SAW dalam mendidik sahabat-sahabatnya. Untuk menciptakan suasana belajar-mengajar yang kondusif dan menyenangkan, seorang guru harus dapat memilih metode yang tepat. Nabi SAW telah memberikan contoh dalam penggunaan metode pengajaran dalam mendidik sabahat-sahabatnya. Karena itu, jika ingin berhasil mendidik siswa, maka guru sebaiknya meneladani metode pengajaran Nabi Muhammad SAW. Di antara metode pengajaran Nabi SAW tersebut adalah, metode modelling (teladan) dan etika yang baik, Metode interaktif-dialogis (tanya jawab), metode demonsrasi dengan alat peraga, metode nasihat dan peringatan, dan metode cerita
