Tanggung Jawab Dan Hak Nazhir Wakaf
Abstract
Seorang Nazir Wakaf merupakan individu atau kelompok yang bertanggung jawab atas pengelolaan, pemeliharaan, dan distribusi manfaat dari harta wakaf. Posisi ini memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keberlanjutan serta memastikan bahwa tujuan wakaf, baik yang bersifat amal sosial maupun keagamaan, dapat tercapai sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Tanggung jawab Nazir Wakaf mencakup penerapan prinsip-prinsip etika Islam dalam pengelolaan harta dan distribusi manfaat. Seorang Nazir Wakaf diharapkan menjalankan tugasnya dengan itikad baik dan penuh tanggung jawab untuk mewujudkan manfaat maksimal dari harta wakaf sesuai dengan tujuan dan nilai-nilai Islam.
References
Ahmad al-Hajji al-Kurdi, al-Awāl al-Asyakhṣiyyah (Damaskus: Masurat Jāmi‘iyyah, 1993).
Imam Abi Zakaria Muhyiddin ibn Syaraf al-Nawawi, al-Majmū‘ Syarḥ al-Muhadzdzab, Juz 6 (Beirut: Dār al-Fikr, t.t.).
Jalaluddin al-Mahalli dan Qulyubi al-Amirah, Dar al-Ahya, Juz III (Mesir: t.t.).
Maktabah Syamilah, Hāsyiyyah al-Dasūqī ‘alā al-Syarḥ al-Kabīr, Juz 16.
Muhammad Abid Abdullah al-Kabisi, Aḥkām al-Waqf fī al-Syarī‘ah al-Islāmiyyah, Juz 2 (Baghdad: Maṭba‘ah al-Irsyād, 1977).
Muhammad Khatib al-Syarbini, Mughnī al-Muḥtāj ilā Ma‘rifah Alfāẓ al-Manhaj, Juz II (Beirut: Dār al-Fikr, t.t.).
Muhammad Musthafa Syalabi, Mausū‘ah al-Ḥaḍārah al-Islāmiyyah: al-Iqtiṣād al-Fikr al-Islāmī.
Al-Kabisi, Muhammad Abid Abdullah, Aḥkām al-Waqf fī al-Syarī‘ah al-Islāmiyyah, Juz 2 (Baghdad: Maṭba‘ah al-Irsyād, 1977).
Maktabah Syamilah, Hāsyiyyah al-Dasūqī ‘alā al-Syarḥ al-Kabīr, Juz 16.
Muhammad Khatib al-Syarbini, Mughnī al-Muḥtāj ilā Ma‘rifah Alfāẓ al-Manhaj, Juz 10 (Beirut: Dār al-Fikr, t.t.).
